Matrikulasi #9 Misi #3: Menentukan Kapal yang Digunakan Berlayar

By chikitadinda - 21.05

Tulisan kali ini adalah misi ketiga dari kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional batch #9 yang saya ikuti. 

Mungkin bahasannya akan spesifik digunakan dalam komunitas Ibu Profesional, tetapi menurut saya semuanya baik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dalam kelompok pertemanan yang kita ikuti, serta berkomunitas dan bermasyarakat di dunia nyata ataupun dunia maya. Semoga bermanfaat~

Misi 3: Menentukan Kapal yang Digunakan Berlayar

Setelah mengantongi kompas karena menyelesaikan misi kedua yaitu memutuskan bekal apa saja yang akan dibawa dalam penjelajahan,  di misi ketiga kali ini saya harus sejenak berpikir lebih dalam tentang peran-peran yang saya jalani saat ini dan juga menerawang ke depan. 

Lima tahun dari sekarang saya pengen jadi orang seperti apa sih? Lalu jika mau menjadi seperti itu, apa saja ilmu yang diperlukan? Itulah nantinya yang akan menentukan kapal mana yang akan saya gunakan untuk belayar di penjelajahan Samudera Amarta ini.


Sebenarnya saya sempat berbagi dalam kegundahan beberapa waktu lalu di postingan blog..


Jujur saat itu saya masih galau saat menulisnya. Nggak tahu naik kapal apa, mau kemana.. Bener nggak yaa jalan peta yang saya ambil. Kompasnya masihh muter ngalor-ngidul.

Sampai pada titik dimana saya benar-benar mendedikasikan 7 hari sebelum tidur untuk membuat "peta". Menggali sebenarnya apa misi yang Alloh titipkan ke saya sehingga diperkenankan untuk hidup di bumi-Nya.


Singkat cerita, saya pada keputusan bulat untuk melanjutkan studi magister dengan bidang Ekonomi Islam, dan juga tetap bekerja sebagai karyawan swasta secara remote (work from home).

Aktivitas Harian Saya 24/7

Saya biasanya bangun pukul 04.00 denger adzan Subuh. Setelah melaksanakan kewajiban cek Telegram urusan pekerjaan jika ada yang kelewat atau urgent. Baru biasanya ngecek Twitter buat baca info update dari yang receh sampai berita.

Lanjut melakukan aktivitas fisik kecil, sejenak berdiri dibawah matahari biar dapet asupan vitamin D yang cukup. Kadang minum jus buah biar seger sekalian buat sarapan tipis-tipis. Kalau masih banyak waktu kadang nontonin youtube atau nggak nyicil online course yang diluar topik kerjaan.

Memasuki pukul 8 saya langsung buka laptop buat kerjain kerjaan kantor. Karena sekarang saya ambil keputusan untuk kuliah sambil bekerja, saya biasanya sudah kerjakan rapel task seminggu. Jadi hari-hari biasa hanya tinggal controlling dan kegiatan harian yang hanya bisa dilakukan per hari.

Setelah itu kalo ada jadwal kuliah saya kuliah, diselingi juga beberapa kali intip-intip Telegram. Kalo nggak ada biasanya lanjut cek Instagram urusin beberapa kerjaan disana. Berselancar update berita terbaru pasar modal karena kerjaan saya menuntut harus update berita keuangan juga. 

Setelah itu pukul 12-13 saya biasanya makan siang, sejenak melepas penat gerak-gerak dikit karna cukup lama duduk didepan laptop. Dilanjutkan sholat dhuhur.

Setelah itu balik lagi deh didepan leptop. Kadang lanjutin online course buat nambah skill di kerjaan. Terus paling istirahat bentar di waktu Ashar.

Pekerjaan biasanya di akhiri pukul 17.00. Udah mulai report hasil kerjaan harian di grup.

Tapi leptop biasanya masih belum mati. Lanjut ke task lain seperti kerjaan freelance nulis, cek-cek facebook Matrikulasi, ngerjain tugas kuliah, dll.

Baru pukul 21.00 saya biasanya sudah mulai tepar. Udah waktunya buat cuci muka dan pake skincare, lanjut tiduran di kasur nunggu bener-bener ketiduran. Biasanya saya juga masih nyempetin untuk baca-baca jurnal. Sekadar nyari tambahan jurnal buat topik thesis yang berencana saya ambil.

Dari keseluruhan aktivitas yang saya lakukan 24/7 sebenarnya saya bingung harus pilih yang mana haha. Tapi saya rasa sebagian besar hari saya, saya gunakan untuk belajar dan belajar yaa. Itu pun yang menjadi salah satu poin dalam framework menentukan misi. Saya banyak menemukan kata belajar, mengajar, pendidikan pada peta misi saya.

Proyeksi Diri 5 Tahun Mendatang

Di bagian proyeksi diri ini saya bisa menjelaskan lebih tenang, artinya kegalauan yang dirasa sebelumnya sudah banyak berkurang. 


Dengan roadmap misi yang telah saya susun, saya melihat bahwa lima tahun lagi saya sudah lulus dari karir menjadi mahasiswa dan karyawan. Berfokus  menjadi seorang ibu yang juga seorang yang punya power cukup besar untuk menyebarkan lebih terkait keuangan syariah. Agar orang-orang dapat lebih aware dalam merencanakan keuangan secara prinsip syariah. Dalam rencana saya, lebih mengambil langkah menjadi seorang praktisi. Namun tidak menutup kemungkinan jika Qodarullah jalannya menjadi seorang akademisi. Yang utama tetaplah membawa misi yang sama, yaitu menyebarkan keuangan syariah kepada keluarga-keluarga muslim.

Saya memiliki pandangan bahwa lima tahun lagi saya sudah menjadi istri sekaligus ibu dan membangun rumah tangga. Menerapkan ilmu-ilmu yang telah saya pelajari saat mengikuti rangkaian perkuliahan di Institut Ibu Profesional, dari Matrikulasi, Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif dan Bunda Saleha.

Lebih berfokus pada membangun peradaban melalui keluarga kecil yang kami bangun.

Rencana Langkah yang Diambil

Salah satu langkah persiapan misi tersebut adalah mengapa saya bergabung di Komunitas Ibu Profesional ini. Saya perlu banyak ilmu untuk mempersiapkan hal besar tersebut. Kenapa saya memilih IIP? Karena IIP memiliki kurikulum yang cocok dengan cara belajar saya. Dimulai dari matrikulasi yaitu pengenalan lebih terhadap diri, hingga Bunda Saleha yang siap melayani.

Saya merasa perlu mempunyai basic ilmu parenting dan juga tahu bagaimana caranya mendidik anak dengan lebih mudah dan menyenangkan.

Meskipun kalo dipikir lagi apakah ini terlalu dini karena saya masih single dan belum ada tanda-tanda jodoh menghampiri? haha

Tapi pikiran itu saya tepis karena tidak ada waktu yang dikatakan tepat untuk belajar kecuali saat ini juga. Tentunya semakin cepat akan lebih baik. Sehingga apabila nanti waktunya saya dipertemukan dengan jodoh saya, InsyaAlloh saya sudah punya bekal yang cukup. Setidaknya tidak 0.


Peta misi sudah ditangan.. udah bisa memilih kapal dan membentangkan layar, waktunya bersiap untuk penjelajahan...

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

[Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a wa rizqon thoyyibaa wa ‘amalan mutaqobbalaa
“Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima” 
(HR. Ibnu Majah no. 925, shahih)

-----

#Misi3
#PenjelajahSamuderaAmarta
#Matrikulasi9
#InstitutIbuProfesional
#IbuProfesionalforIndonesia
#SemestaKaryauntukIndonesia



  • Share:

You Might Also Like

0 komentar